Dosen STAI DDI Maros Ikuti Workshop Nasional Penulisan Proposal Hibah Penelitian dan Teken MoU dengan 23 Perguruan Tinggi

Makassar — Antusiasme akademik mewarnai pelaksanaan Workshop Kolaboratif Strategi Mendapatkan Hibah Penelitian dan Penulisan Artikel Jurnal Bereputasi Nasional dan Internasional, yang digelar Ahad, 23 November 2025, di Gedung Al-Birr Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 17.00 WITA dan dihadiri oleh 75 peserta dari berbagai perguruan tinggi Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara 23 perguruan tinggi sebagai bentuk penguatan jaringan kolaborasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Workshop yang diselenggarakan atas kolaborasi Forum Dosen Tersertifikasi Wilayah VIII, APTIKIS Indonesia Wilayah VIII, dan ICMI Muda MPW Sulawesi Selatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dosen dalam memperebutkan peluang hibah penelitian dan memperkuat kemampuan publikasi ilmiah pada jurnal bereputasi nasional maupun internasional.

STAI DDI Maros menjadi salah satu institusi aktif yang berpartisipasi dengan dikuti  11 dosen dalam kegiatan ini, yakni: Dr. Sampara Halik, M.Ag.; Dr. Haeruddin, S.Hi., M.H.; Dr. Zulfah, S.S., M.Pd.I; Dr Rahmawati, M.Pd., Abdul Rahman, S.Pd., M.Pd.; Choiriah Ayu Lestari, S.Pd., M.Pd.; Ahsan Taqwim, S.Pd.I., M.Pd.; Rizal, S.Pd., M.Pd.; Wahyuni, S.Pd.I., M.Pd.I.; Sri Wahyuni Syukur, S.Pd., M.Pd.; dan Emi Sri Rahayu Fatimah, S.E., M.E. Selain itu, dua dosen STAI DDI Maros terlibat sebagai panitia kegiatan, yaitu Dr. Andi Muh Taqiyuddin BN, S.H., M.H. dan Dr. Salmia, M.Pd. dari unsur pengelola jurnal STAI DDI Maros, yang berperan aktif dalam koordinasi teknis dan pelaksanaan kegiatan workshop.

Kehadiran STAI DDI Maros dipimpin langsung oleh Ketua STAI DDI Maros, Muhammad Azmi, S.Pd.I., M.Pd.I., yang menyampaikan apresiasi dan dukungan atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi dosen STAI DDI Maros, karena tugas dosen bukan hanya mengajar, tetapi bagaimana mereka mendapatkan kesempatan hibah penelitian baik dari Kementerian Agama maupun dari DIKTI. Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan output riset bersama untuk pengembangan kampus, khususnya pada aspek penelitian dosen,” ungkapnya. Di sela-sela kegiatan, Ketua STAI DDI Maros juga turut menandatangani perjanjian kerja sama Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai wujud komitmen penguatan kolaborasi riset dan publikasi ilmiah antar perguruan tinggi.

Workshop ini menghadirkan tiga narasumber berkompeten, yaitu Dr. Nur Kafid, S.Th.I., M.Sc.; Muhammad Ammar Naufal, M.Ed., Ph.D.; dan Prof. Dr. Muhammad Yaumi, M.Hum., MA., yang memberikan panduan praktis terkait strategi hibah penelitian, penyusunan proposal unggul, kolaborasi internasional, teknik publikasi ilmiah, dan etika publikasi. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik penulisan artikel ilmiah dan ditutup dengan refleksi evaluasi serta foto bersama sesuai rundown resmi kegiatan .

Penandatanganan MoU yang melibatkan 23 perguruan tinggi menjadi tonggak penguatan kolaborasi dalam Tri Dharma, mencakup pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan akademik sepanjang tahun 2025–2026. Langkah ini diharapkan melahirkan kolaborasi riset produktif dan peningkatan kualitas publikasi ilmiah di kawasan Indonesia Timur.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *