Tiga Mahasiswa PPL STAI DDI Maros Resmi Ditarik dari MIN Maros setelah Tiga Bulan Praktik Mengajar

Tiga mahasiswi Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) STAI DDI Maros resmi ditarik kembali dari MIN Maros setelah menuntaskan rangkaian praktik mengajar selama tiga bulan. Penarikan ini sekaligus menjadi penutup dari proses pembelajaran yang selama ini mereka jalani sebagai bagian penting dalam pembentukan kompetensi profesional calon guru.

Mahasiswi yang mengikuti kegiatan PPL tersebut adalah Nur Wafia, Siti Mawaddah, dan Siti Nurhalizah. Ketiganya telah menjalani pendampingan intensif dari dosen pembimbing Dr. Salmia, M.Pd, serta bimbingan langsung dari guru pamong yaitu Aminah, S.Pd, Isnaini, S.Pd.I, dan Trisnawati, S.Pd. Para pembimbing tersebut turut memastikan bahwa mahasiswi mampu memahami tugas mengajar sekaligus beradaptasi dengan lingkungan madrasah.

Selama pelaksanaan praktik, aktivitas mengajar terpusat di MIN Maros, madrasah yang menjadi mitra STAI DDI Maros dalam penyelenggaraan program PPL. Di lingkungan inilah para mahasiswi berinteraksi dengan siswa, mengelola kelas, serta menerapkan metode pembelajaran yang telah dipelajari di kampus. Madrasah ini juga menjadi tempat bagi mereka untuk memahami dinamika pendidikan dasar secara langsung.

Kegiatan PPL dilaksanakan sejak 4 Agustus hingga 24 November 2025, dan penarikan mahasiswi dilakukan pada Selasa, 25 November 2025 pukul 14.31 WIB. Selama periode tersebut, para mahasiswi tidak hanya mengajar, tetapi juga terlibat dalam berbagai kegiatan madrasah yang memperkaya pengalaman praktik profesional mereka. Durasi yang cukup panjang memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengasah kemampuan pedagogik secara lebih mendalam.

Program PPL ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya STAI DDI Maros dalam memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa agar siap terjun ke dunia pendidikan. Melalui kegiatan praktik mengajar, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan kompetensi akademik yang telah dipelajari, membangun keterampilan komunikasi, serta mempersiapkan diri menjadi pendidik yang memiliki karakter dan profesionalisme tinggi.

Selama menjalankan tugas praktik, para mahasiswi mendapatkan sambutan positif dari siswa-siswi MIN Maros yang antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran. Tidak sedikit siswa yang tampak sedih ketika mengetahui para mahasiswi akan kembali ke kampus. Kepala MIN Maros, Hadisah, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras para mahasiswi, serta berharap pengalaman yang diperoleh selama praktik menjadi bekal berharga bagi mereka dalam menapaki karier sebagai calon pendidik profesional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *