Diklat Dasar IMDI STAI DDI Maros: Mencetak Generasi Addariyah dan Membentuk Jiwa Pengabdian yang Nyata

Maros, 9 Oktober 2025 — Ikatan Mahasiswa Darud Dakwah wal Irsyad (IMDI) STAI DDI Maros sukses menggelar Diklat Dasar di Aula Kampus STAI DDI Maros. Kegiatan ini mengusung tema “Mencetak Generasi Addariyah dan Membentuk Jiwa Pengabdian yang Nyata” sebagai wujud komitmen organisasi dalam membentuk kader yang berjiwa dakwah dan siap mengabdi untuk umat.

Acara ini diikuti oleh sekitar 80 peserta, yang terdiri atas mahasiswa STAI DDI Maros yang juga merupakan calon anggota baru IMDI. Kegiatan turut dihadiri oleh Ketua STAI DDI Maros, Muhammad Azmi, S.Pd.I., M.Pd.I., Wakil Ketua III, Rahmat Risal, S.S., M.S.I., Ketua Senat Mahasiswa (SEMA), Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), serta para ketua organisasi kemahasiswaan di lingkungan kampus.

Dalam sambutannya, Ketua IMDI STAI DDI Maros, Supriadi, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Diklat Kader Dasar (DKD) IV, serta kepada para ketua organisasi kemahasiswaan yang telah meluangkan waktu untuk hadir. “Saya berharap kepada calon mursyid dan mursyidah agar semangat mengikuti kegiatan DKD ini. Tema yang kita usung bukan sekadar formalitas, tetapi benar-benar menjadi dorongan untuk mencetak generasi Addariyah yang memiliki semangat pengabdian nyata. Saya teringat pesan Gurutta yang mengatakan: ‘Ketika kita berbuat untuk DDI, maka kebutuhan dunia kita akan terpenuhi dengan sendirinya,’ dan itulah yang saya pegang sampai hari ini,” tutur Supriadi.

Sementara itu, Ketua DEMA STAI DDI Maros, Sunil Kan, dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan diklat ini bukan sekadar proses pengkaderan formal, tetapi juga pengisian hati dan penanaman nilai keikhlasan. “Slogan kita ‘Bersama DDI Berkah Mengabdi’ jangan hanya menjadi formalitas. Jangan sampai kita lantang menyebutnya, tetapi nihil dalam realitas. Saya harap kegiatan ini benar-benar menumbuhkan semangat dan simbol pengabdian yang nyata,” ujarnya.

Ketua SEMA STAI DDI Maros, Muh. Febry Dzulhijjaz, juga turut menyampaikan pesan reflektif dengan mengutip Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 30. Ia menegaskan bahwa setiap manusia pada hakikatnya diturunkan ke bumi untuk menjadi pemimpin dan penebar petunjuk. “Kita perlu saling mengingatkan, sebab manusia tak luput dari kesalahan. Pemimpin sejati adalah mereka yang tetap berpegang pada nilai kebenaran dan terus memperbaiki diri,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua III STAI DDI Maros, Rahmat Risal, S.S., M.S.I., menyoroti pentingnya mengenal organisasi DDI sebagai wadah utama mahasiswa di lingkungan kampus. “DDI seharusnya menjadi organisasi pertama yang kita kenal ketika masuk ke STAI DDI Maros. Sebelum mengenal organisasi lain, kita perlu memiliki kacamata DDI agar ketika berkecimpung di organisasi lain, kita tetap membawa nilai-nilai DDI. Sayangnya, banyak yang justru melepaskan identitas itu ketika bergabung di luar. IMDI adalah rumah awal sebelum kita melangkah ke organisasi lain,” jelasnya.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua STAI DDI Maros, Muhammad Azmi, S.Pd.I., M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan dari pendiri DDI, Anregurutta KH. Abdurrahman Ambo Dalle. “Pesan Gurutta ‘Patuoi DDI’ bukan hanya sekadar kata, tapi ajakan untuk menghidupkan DDI. Dalam konteks sekarang, maknanya adalah memperbanyak aktivitas dakwah dan pengabdian,” tuturnya.

Kegiatan ini menjadi ajang pembekalan bagi peserta dalam memahami nilai-nilai dasar ke-DDI-an, semangat perjuangan, serta pentingnya pengabdian yang dilandasi ilmu dan akhlak. Selain penyampaian materi keorganisasian dan keislaman, Diklat juga diisi dengan sesi pembinaan mental dan kegiatan kebersamaan untuk mempererat solidaritas antarmahasiswa.

IMDI STAI DDI Maros berharap, kegiatan ini dapat melahirkan kader-kader yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara moral dan spiritual — selaras dengan semangat dakwah Darud Dakwah wal Irsyad.

reporter : mursyid imdi zakaria dan supriadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *