Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Mahasiswa KKN STAI DDI Maros Sosialisasi Anti-Bullying di UPTD SDN 68 Kassijala

MAROS – Sebagai upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 36 STAI DDI Maros menggelar kegiatan Sosialisasi Anti-Bullying di UPTD SDN 68 Kassijala, Desa Tunikamaseang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, pada Sabtu (07/02/2026).

Kegiatan yang menyasar siswa-siswi kelas 6 ini bertujuan untuk memberikan edukasi dini mengenai dampak buruk perundungan yang kian marak terjadi di lingkungan pendidikan.

Mendeteksi dan Menghindari Perundungan

Koordinator Desa (Kordes) KKN STAI DDI Maros, Nur Fauzan, dalam sambutannya menjelaskan bahwa sosialisasi ini sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran siswa sejak dini. Ia menekankan bahwa banyak siswa yang terkadang tidak sadar bahwa tindakan yang mereka lakukan sudah termasuk kategori bullying.

“Tujuan utama kami adalah membekali adik-adik agar mampu mendeteksi apa saja bentuk dan jenis perundungan, baik secara verbal maupun fisik. Kami berharap setelah ini, setiap peserta didik menyadari bahayanya dan berkomitmen untuk menghindari segala bentuk perilaku bullying,” ujar Nur Fauzan.

Apresiasi dari Pihak Sekolah

Kepala Sekolah UPTD SDN 68 Kassijala, Ibu Aminah M, menyambut hangat dan mengapresiasi inisiatif para mahasiswa. Menurutnya, tantangan mendidik anak di era sekarang semakin berat karena perundungan tidak hanya terjadi secara tatap muka, tetapi juga telah merambah ke dunia digital.

“Tindakan bullying saat ini tidak lagi hanya di kehidupan nyata, tapi sudah merambah ke dimensi digital atau cyber bullying melalui media sosial. Ini adalah ancaman nyata bagi mental anak-anak kita,” ungkap Ibu Aminah.

Beliau juga menambahkan bahwa bekal pengetahuan ini sangat krusial bagi siswa kelas 6 yang sebentar lagi akan lulus dan melanjutkan ke jenjang SMP. “Kegiatan ini memberikan bekal agar saat mereka berada di lingkungan baru nanti, mereka mampu beradaptasi dengan baik tanpa terlibat dalam aksi-aksi perundungan, baik sebagai pelaku maupun korban,” pungkasnya.

Antusiasme Siswa

Pantauan di lokasi menunjukkan para siswa sangat antusias mengikuti materi yang dikemas secara interaktif. Selain pemaparan materi, mahasiswa KKN juga menyediakan photobooth bertema “Bully-Free Zone” dan “Anti-Bullying Week” sebagai sarana kampanye visual bagi para siswa agar selalu ingat untuk saling menyayangi sesama teman.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan UPTD SDN 68 Kassijala dapat terus menjadi sekolah yang inklusif dan bebas dari segala bentuk intimidasi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *