77 Mahasiswa STAI DDI Maros Ikuti Ujian Munaqasah, Kopertais Harapkan Transformasi ke Institut

Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darud Dakwah Wal-Irsyad (DDI) Maros kembali menggelar Ujian Munaqasah bagi mahasiswa tingkat akhir tahun akademik 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting yang harus ditempuh mahasiswa sebagai syarat penyelesaian studi sebelum memperoleh gelar sarjana.

Ujian munaqasah tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 30 Agustus 2025, pukul 09.00 WITA bertempat di kampus STAI DDI Maros, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Suasana akademik berlangsung khidmat dengan penuh semangat, karena para mahasiswa siap mempertanggungjawabkan karya ilmiah serta hasil penelitian yang telah mereka susun di hadapan dosen penguji.

Tercatat sebanyak 77 mahasiswa mengikuti ujian munaqasah tahun ini. Mereka terdiri dari 52 mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), 22 mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), serta 3 mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI). Jumlah ini menunjukkan komitmen STAI DDI Maros dalam mencetak generasi akademisi muslim yang berkualitas di berbagai bidang keilmuan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan STAI DDI Maros, para dosen penguji, serta Sekretaris Kopertais Wilayah VIII Sulawesi, Maluku, dan Papua, Dr. Nur Taufiq Sanusi Baco, M.Ag. Kehadirannya didampingi dua pengawas Kopertais, yaitu Fitri, S.Pd.I dan Sidik, yang turut serta memastikan pelaksanaan munaqasah berjalan sesuai dengan standar akademik.

Dalam sambutannya, Dr. Nur Taufiq Sanusi Baco, M.Ag. menyampaikan apresiasi kepada STAI DDI Maros atas penyelenggaraan munaqasah yang berjalan dengan baik. Ia menegaskan pentingnya peningkatan kualitas kelembagaan dan berharap ke depan STAI DDI Maros dapat bertransformasi menjadi sebuah Institut. “InsyaAllah tahun depan STAI DDI Maros bisa bertransformasi menjadi Institut, sehingga perannya dalam pengembangan keilmuan Islam semakin kuat dan luas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua STAI DDI Maros, Muhammad Azmi, S.Pd.I., M.Pd.I., dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga kepada mahasiswa yang telah menempuh perjalanan akademik hingga tahap akhir ini. Beliau menegaskan bahwa munaqasah bukan sekadar ujian formal, tetapi momentum pembuktian intelektual, spiritual, dan integritas moral. “Kami berharap para mahasiswa mampu menjadi sarjana yang tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan, tetapi juga siap berkontribusi nyata di tengah masyarakat dengan membawa nilai-nilai Islam dan DDI,” tegasnya.

Dengan terselenggaranya Ujian Munaqasah tahun 2025 ini, STAI DDI Maros semakin menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang berilmu, beramal, dan berakhlak mulia. Ujian ini diharapkan melahirkan generasi sarjana yang siap mengabdi di bidang pendidikan, hukum, maupun pengembangan masyarakat, sekaligus menjadi langkah nyata menuju transformasi kelembagaan yang lebih besar di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *