Maros, 24 Februari 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAI DDI Maros Angkatan 36 melaksanakan kegiatan pengadaan buku Iqro bagi para santri di TPA Alhaeba yang berlokasi di Dusun Cambaya, Desa Minasa Upa, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Selasa (24/02/2026). Program tersebut bertujuan menunjang proses pembelajaran membaca Al-Qur’an sekaligus meningkatkan motivasi belajar santri di tingkat pendidikan dasar keagamaan.
Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas keterbatasan sarana belajar yang selama ini dihadapi TPA Alhaeba. Berdasarkan hasil observasi mahasiswa KKN bersama pengurus TPA, jumlah buku Iqro yang tersedia belum mencukupi kebutuhan seluruh santri. Kondisi tersebut mengharuskan para santri menggunakan buku secara bergantian saat proses belajar berlangsung, sehingga pembelajaran menjadi kurang efektif.
Melalui pengadaan buku Iqro yang baru, mahasiswa KKN berupaya memberikan solusi konkret atas kendala tersebut. Dengan tersedianya buku yang memadai, setiap santri kini dapat memegang dan menggunakan buku masing-masing selama kegiatan belajar mengaji. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih kondusif, terarah, dan optimal.
Salah satu pengajar TPA Alhaeba menyampaikan bahwa ketersediaan buku Iqro memiliki peran penting dalam membangun kemampuan dasar membaca Al-Qur’an sejak usia dini. Menurutnya, fasilitas belajar yang memadai akan sangat memengaruhi semangat dan perkembangan kemampuan santri. “Semoga dengan adanya buku Iqro yang baru ini, para santri semakin rajin dan semangat dalam belajar,” ujarnya.

Para pengurus TPA Alhaeba juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada mahasiswa KKN STAI DDI Maros atas kepedulian yang ditunjukkan. Mereka menilai program ini bukan hanya sekadar bantuan fasilitas, tetapi juga bentuk perhatian terhadap keberlangsungan pendidikan keagamaan di desa. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara mahasiswa, pengajar, dan masyarakat.
Orang tua santri turut menyambut baik kegiatan ini dan berharap adanya peningkatan fasilitas belajar lainnya di masa mendatang. Bagi mereka, pendidikan Al-Qur’an merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter anak. Oleh karena itu, ketersediaan sarana yang memadai menjadi kebutuhan yang sangat mendasar.
Melalui program pengadaan buku Iqro ini, mahasiswa KKN STAI DDI Maros Angkatan 36 berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di Dusun Cambaya. Dengan tersedianya sarana belajar yang cukup, TPA Alhaeba optimistis mampu mencetak generasi muda yang cinta Al-Qur’an, berakhlak mulia, dan memiliki dasar keagamaan yang kuat.