Kegiatan penerimaan Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAI DDI Maros Angkatan XXXVI dilaksanakan di Kantor Camat Bontoa, Kabupaten Maros, Senin (19/01/2026). Rombongan mahasiswa KKN diterima langsung oleh Camat Bontoa didampingi Sekretaris Camat, perwakilan Kapolsek Lau, serta perwakilan Koramil Lau.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh Aqil Muflih. Suasana kegiatan berlangsung khidmat sebagai bentuk doa dan harapan agar pelaksanaan KKN berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selanjutnya, seluruh peserta dan tamu undangan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars DDI yang dipandu oleh Dirjen Sukmawati. Momentum ini menjadi simbol semangat kebangsaan dan pengabdian mahasiswa STAI DDI Maros kepada masyarakat melalui program KKN.
Ketua Panitia KKN, Abdul Rahman, S.Pd., M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa KKN Angkatan XXXVI dilaksanakan selama 40 hari. Ia menjelaskan bahwa tema gerakan KKN kali ini adalah literasi, dakwah, dan kepedulian lingkungan, dengan jumlah peserta sebanyak 59 orang yang akan mengabdi di wilayah Kecamatan Bontoa.
Dalam arahannya, Ketua STAI DDI Maros menyampaikan bahwa Kecamatan Bontoa memiliki hubungan emosional yang erat dengan DDI. Hal ini ditandai dengan keberadaan ulama dan kader-kader DDI, serta adanya Pesantren DDI Cambalagi yang menjadi bagian penting dalam sejarah dan perkembangan DDI di wilayah tersebut.
Sementara itu, Camat Bontoa, Baso, S.E., M.Si., dalam sambutan penerimaan mahasiswa KKN Angkatan XXXVI STAI DDI Maros menyampaikan dukungan dan apresiasi penuh terhadap pelaksanaan KKN tersebut. Ia menegaskan bahwa STAI DDI Maros merupakan bagian dari dirinya, terlebih kegiatan KKN ini berlangsung hingga sepuluh hari di bulan Ramadan. Acara penerimaan ditutup oleh Taufik Kusuma, mahasiswa prodi PAI yang juga peserta KKN dan seorang hafidz Quran.