DEMA STAI DDI Maros Tampil Gemilang dalam Temu Daerah BEM Nusantara Sulawesi Selatan 2026

Maroas – Nama Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAI DDI Maros kembali bersinar di kancah regional. Dalam gelaran Temu Daerah BEM Nusantara se-Sulawesi Selatan 2026 yang berlangsung pada 11–12 April 2026, DEMA STAI DDI Maros menunjukkan eksistensi dan kualitasnya sebagai organisasi mahasiswa yang aktif, progresif, dan berdaya saing tinggi.

Mengangkat tema “Kolaborasi BEM Nusantara Sulsel dalam Menjawab Tantangan Daerah di Era Transformasi Digital”, kegiatan ini menjadi panggung strategis bagi sekitar 17 kampus se-Sulawesi Selatan untuk menyatukan visi dan memperkuat peran mahasiswa dalam pembangunan daerah. Di tengah forum besar tersebut, DEMA STAI DDI Maros hadir tidak hanya sebagai peserta, tetapi sebagai bagian penting dari gerakan intelektual mahasiswa yang membawa perubahan.

Tiga delegasi terbaik Amelia, Risky Zakaria, dan Nuraeni menjadi representasi nyata kualitas kader DEMA STAI DDI Maros. Dengan semangat, keberanian, dan kapasitas intelektual yang dimiliki, mereka mampu berbaur, berdiskusi, serta berkontribusi dalam setiap rangkaian kegiatan, mulai dari dialog kebangsaan hingga Forum Musyawarah Aliansi BEM Nusantara se-Sulawesi Selatan.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Koordinator Daerah BEM Nusantara Sulawesi Selatan ini mempercayakan IAKN Toraja sebagai tuan rumah. Turut hadir tokoh-tokoh penting seperti Koordinator Daerah Muh. Ahmad, Koordinator Pusat Muh. Sardani, Wakil Rektor III IAKN Toraja Dr. Yonatan Sumarto, S.Si., M.Th., perwakilan Bupati Toraja, serta dosen UKI Toraja Pdt. Tomi Supriyanto, S.Th., M.Th., bersama jajaran panitia dan pengurus BEM IAKN Toraja.

Kehadiran DEMA STAI DDI Maros dalam forum ini menjadi bukti nyata bahwa organisasi mahasiswa dari Maros mampu berdiri sejajar dengan kampus-kampus lain, bahkan tampil menonjol melalui semangat kolaborasi dan kontribusi aktif dalam setiap pembahasan.

Lebih dari sekadar partisipasi, keikutsertaan ini adalah langkah strategis dalam memperluas jaringan, memperkuat kapasitas kader, serta menegaskan bahwa DEMA STAI DDI Maros siap menjadi garda terdepan dalam menjawab tantangan daerah di era transformasi digital.

Dari Toraja, DEMA STAI DDI Maros membawa pulang bukan hanya pengalaman, tetapi juga kehormatan, relasi, dan semangat baru untuk terus mengharumkan nama kampus. Karena bagi mereka, menjadi mahasiswa bukan hanya tentang belajar di ruang kelas, tetapi tentang hadir, bergerak, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *