Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Isi Kuliah Umum STAI DDI Maros

Maros, 28 Mei 2025 – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DDI Maros menggelar Kuliah Umum bertajuk “Kecakapan Sumber Daya Manusia di Era Digital: Mewujudkan Prodi yang Unggul” bekerja sama dengan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Alauddin Makassar. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendorong peningkatan kualitas akademik dan penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sebagai bagian dari upaya menuju akreditasi unggul. Ketua STAI DDI Maros dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi dan kesiapan seluruh civitas akademika untuk meraih target Prodi Unggul 361.

Acara ini dihadiri langsung oleh rombongan FSH UIN Alauddin yang terdiri dari lima tokoh penting, antara lain Dr. Rahman Syamsuddin, S.H., M.H. (Wakil Dekan I), Dr. H. Abdul Wahid Haddade, Lc., M.H.I. (Wakil Dekan II dan Sekretaris Bidang Fatwa MUI Sulsel), Prof. Dr. Drs. H. Supardin, M.H.I. (Kepala Pusat Kajian Sains dan Teknologi), Dra. Hj. Wahidah, M.Si., dan Dr. Zaenal Abidin, S.S., M.H.I. (Ketua GPM HKI FSH). Diskusi dipandu oleh Dr. Haeruddin, M.H.I., dosen Hukum Keluarga Islam (HKI) STAI DDI Maros.

Sebagai narasumber utama, Prof. Dr. Drs. H. Khoiruddin Nasution, M.A., Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, memaparkan pentingnya sinergi antara kecakapan akademik dan non-akademik dalam menghadapi era digital. Ia menegaskan bahwa dosen dan mahasiswa memiliki tanggung jawab yang setara dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam kuliah umumnya, Prof. Khoiruddin juga menekankan pentingnya membangun keunggulan melalui dua bentuk kebenaran ilmiah: kebenaran empiris yang didasarkan pada penelitian, dan kebenaran rasional melalui pendekatan logika premis mayor dan minor. Hal ini menjadi dasar penting dalam merancang dan mengembangkan kurikulum serta kegiatan akademik yang berbasis mutu.

Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan plakat dan apresiasi antara kedua institusi sebagai tanda komitmen bersama dalam membangun pendidikan tinggi Islam yang unggul, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Kolaborasi ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas dalam bidang akademik, riset, serta pengembangan kelembagaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *