Maros, 10 Agustus 2025 – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (HMP PAI) STAI DDI Maros bersama KOMIT Komisariat STAI DDI Maros menggelar kegiatan Pengabdian Masyarakat bertema “Humas Mengabdi: Menjalin Kepedulian dan Harmoni di Tengah Masyarakat”. Program ini berlangsung selama lima hari, mulai 10 hingga 14 Agustus 2025, berlokasi di Desa Botolempangan, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros.
Pembukaan acara digelar di Kantor Desa Botolempangan dan dihadiri oleh berbagai unsur, di antaranya Ketua Organisasi Mahasiswa STAI DDI Maros, Presiden Mahasiswa, perwakilan KKN UIN Alauddin Makassar, pengurus HMP PAI dan KOMIT, tokoh masyarakat, serta perangkat desa termasuk Kepala Dusun, Ketua RW, dan Ketua BPD.
Ketua Panitia, Muhammad Ulul Azmi, menuturkan bahwa pemilihan tema ini bertujuan menumbuhkan empati, semangat gotong royong, dan sikap saling menghargai demi memperkuat ukhuwah islamiyah. “Kami ingin kegiatan ini menjadi sarana membangun kehidupan yang rukun, penuh toleransi, dan harmonis di Desa Botolempangan. Kepedulian adalah fondasi ikatan sosial, sementara harmoni lahir dari kerja sama dan saling memahami,” ungkap Azmi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang mendukung, mulai dari Kepala Desa, para donatur, sponsor, hingga seluruh panitia dan peserta. “Semoga segala bantuan dan kontribusi yang diberikan menjadi amal jariyah yang bernilai pahala di sisi Allah SWT,” tambahnya.

Kepala Desa Botolempangan, dr. Muhammad Warif, S.Pd.I., M.Pd.I., turut memberikan penghargaan kepada STAI DDI Maros, khususnya HMP PAI dan KOMIT, atas inisiatif kegiatan ini. “Kami berharap Desa Botolempangan ke depan semakin maju dan melek digital. Semoga program pengabdian ini berjalan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Pengabdian masyarakat ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang tidak hanya memberi dampak positif bagi warga, tetapi juga memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan sosial.