Pada hari Jumat, 21 November 2025, Masjid Al Markaz Al Islami yang merupakan masjid pemerintah (pelat merah) terbesar di Kabupaten Maros dan menjadi pusat kegiatan keagamaan, kembali dipadati jamaah untuk melaksanakan salat Jumat. Masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat penguatan spiritual masyarakat.
Khutbah Jumat kali ini disampaikan oleh Dr. Haeruddin HR, yang dikenal luas sebagai tokoh akademik dan pendakwah di Kabupaten Maros. Beliau menjabat sebagai Ketua Program Studi Ekonomi Syariah STAI DDI Maros, sekaligus dosen tetap pada Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) STAI DDI Maros. Selain itu, beliau juga mengemban amanah sebagai Ketua Lembaga Dakwah DDI Maros dan Sekretaris LAWAZIS DDI Maros, sehingga kiprahnya banyak mewarnai kegiatan keagamaan dan pemberdayaan umat di Maros.
Dalam khutbahnya, Dr. Haeruddin mengangkat tema “Meraih Rahmat Allah dengan Ampunan-Nya”, yang memberikan pesan mendalam kepada jamaah tentang luasnya kasih sayang Allah. Tema ini dipilih untuk mengingatkan umat bahwa pintu rahmat Allah terbuka lebar bagi siapa saja yang bersungguh-sungguh memohon ampun.
Beliau menekankan bahwa ampunan Allah adalah jalan utama menuju rahmat dan kasih sayang-Nya. Dengan memperbanyak istighfar, seorang hamba dapat menumbuhkan ketakwaan, memperkuat iman kepada Allah dan para rasul-Nya, serta menjadi golongan yang layak mendapat keselamatan dan surga. Manusia yang tidak luput dari kesalahan sangat membutuhkan ampunan-Nya, sehingga istighfar menjadi amalan yang harus dijaga setiap waktu.
Menutup khutbah, Dr. Haeruddin mengajak seluruh jamaah untuk memperbanyak taubat dan tidak pernah berputus asa dari rahmat Allah. Melalui khutbah yang penuh nasihat tersebut, jamaah diajak kembali menyadari pentingnya mendekat kepada Allah, memohon ampunan-Nya, dan meraih rahmat yang luas bagi setiap hamba yang bersungguh-sungguh kembali kepada-Nya.