Mengenal Muhammad Saleh, S.Pd., Alumnus STAI DDI Maros dan Ketua Cabang PMII Maros Periode 2024-2025

Muhammad Saleh, S.Pd. merupakan salah satu figur kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang memiliki perjalanan panjang dalam dunia organisasi dan gerakan kemahasiswaan. Ia dikenal sebagai demisioner Ketua Cabang PMII Periode 2024 – 2025 yang tumbuh dan berproses melalui berbagai tahapan kaderisasi serta kepemimpinan, baik di tingkat internal kampus maupun organisasi eksternal.

Muhammad Saleh tercatat sebagai alumni Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DDI Maros angkatan 2020. Sejak awal masa perkuliahan, ia dikenal aktif dan konsisten mengembangkan diri, tidak hanya dalam bidang akademik tetapi juga dalam kegiatan organisasi kemahasiswaan. Aktivitas tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk karakter kepemimpinan dan intelektualitasnya.

Di lingkungan internal kampus, Muhammad Saleh pernah dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Senat Mahasiswa (SEMA) STAI DDI Maros Periode 2022 – 2023. Jabatan ini memberinya ruang untuk berkontribusi secara langsung dalam memperjuangkan aspirasi mahasiswa serta membangun komunikasi yang konstruktif antara mahasiswa dan pihak kampus. Dalam perannya di SEMA, ia turut mendorong terciptanya iklim kampus yang demokratis, partisipatif, dan berorientasi pada pengembangan kualitas mahasiswa.

Selain itu, Muhammad Saleh juga pernah tergabung dalam lembaga penulisan di kampus STAI DDI Maros. Keterlibatannya dalam lembaga tersebut mencerminkan komitmennya terhadap penguatan tradisi literasi dan penulisan ilmiah di kalangan mahasiswa. Melalui aktivitas kepenulisan, ia berupaya menumbuhkan budaya berpikir kritis serta mendorong mahasiswa untuk menuangkan gagasan dan pemikiran dalam bentuk tulisan konsennya pada keagamaan dan kebudayaan.

Di ranah organisasi eksternal kampus, Muhammad Saleh aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STAI DDI Maros sejak tahun 2020, salah satu organisasi eksternal yang berkembang dan berperan aktif dalam pembinaan kader. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Komisariat PMII STAI DDI Maros periode 2021 – 2023, sebuah posisi strategis dalam mengawal proses kaderisasi, penguatan ideologi, serta konsolidasi organisasi di tingkat komisariat.

Perjalanan organisasi tersebut kemudian mengantarkannya pada amanah sebagai Ketua Cabang PMII periode 2024 – 2025. Dalam kapasitasnya sebagai pimpinan cabang, Muhammad Saleh berupaya memperkuat struktur organisasi, membangun solidaritas kader, serta menjaga nilai-nilai dasar PMII dalam setiap dinamika organisasi yang dijalankan. Kepemimpinannya menjadi bagian penting dari perjalanan dan perkembangan PMII di tingkat cabang.

Di tengah kesibukannya dalam berorganisasi, Muhammad Saleh tetap mampu menjaga komitmen akademiknya. Ia berhasil menyelesaikan studi strata satu (S1) tepat waktu sebagaimana mahasiswa pada umumnya dan dinyatakan lulus pada tahun 2024. Capaian tersebut menunjukkan kemampuannya dalam menyeimbangkan antara tanggung jawab akademik dan aktivitas organisasi.

Pasca menyelesaikan pendidikan sarjana, Muhammad Saleh tidak berhenti pada capaian tersebut. Saat ini, ia tengah melanjutkan studi strata dua (S2) di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar sebagai bagian dari komitmennya untuk terus mengembangkan kapasitas keilmuan dan intelektual. Langkah ini menegaskan keseriusannya dalam menapaki jalur akademik sekaligus memperkuat bekal keilmuan untuk pengabdian di masa mendatang.

Dengan rekam jejak akademik dan organisasi yang dimiliki, Muhammad Saleh, S.Pd. dinilai sebagai salah satu alumni yang membanggakan STAI DDI Maros. Kiprah, dedikasi, serta konsistensinya dalam berproses menjadi bukti bahwa STAI DDI Maros mampu melahirkan alumni yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga matang secara kepemimpinan dan siap berkontribusi bagi organisasi maupun masyarakat luas.

Figur Muhammad Saleh diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi mahasiswa dan kader PMII selanjutnya untuk terus berproses, berkontribusi, serta menjaga tradisi intelektual dan nilai-nilai keorganisasian yang berlandaskan keislaman dan keindonesiaan.

Penulis: Muh. Alif Afdhilla, Mahasiswa Prodi HKI/IV STAI DDI Maros

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *