MAROS – Menunjukkan kepedulian yang mendalam terhadap sesama, para mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DDI Maros bergerak serentak menggelar aksi kemanusiaan. Aksi ini ditujukan untuk membantu meringankan beban saudara-saudara yang terdampak bencana alam banjir bandang di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Aksi yang dimotori sepenuhnya oleh mahasiswa ini berlangsung dengan penuh antusiasme. Tidak hanya menyumbangkan materi berupa uang tunai, para mahasiswa juga secara sukarela mengumpulkan pakaian layak pakai serta perlengkapan ibadah untuk dikirimkan kepada para pengungsi di wilayah terdampak.

Kolaborasi dan Aksi Turun ke Jalan
Guna memperluas jangkauan bantuan, mahasiswa STAI DDI Maros tidak hanya bergerak di lingkup internal kampus. Mereka turut turun ke jalan melakukan penggalangan dana di berbagai titik strategis. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa bersinergi dengan lembaga-lembaga otonom DDI lainnya, yakni:
Ikatan Pemuda DDI (IP DDI)
Ikatan Mahasiswa DDI (IMDI)
LAWAZIS DDI Maros
Kolaborasi ini menjadi bukti nyata kekompakan mahasiswa DDI Maros dalam merespons cepat situasi darurat yang dialami masyarakat di daerah lain.
Penyaluran Resmi Melalui BAZNAS
Seluruh dana dan bantuan logistik yang berhasil dikumpulkan kemudian disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Maros. Langkah ini diambil untuk memastikan bantuan tersalurkan secara transparan dan tepat sasaran kepada pihak-pihak yang membutuhkan.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan pada hari Jumat kemarin, bertempat di pelataran Masjid Agung Maros. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAI DDI Maros, Sunil Kan, bersama Ketua IP DDI Maros, Ustaz Abdullah, kepada perwakilan BAZNAS Maros.
Pesan Kemanusiaan dari Mahasiswa
Ketua DEMA STAI DDI Maros, Sunil Kan, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan murni inisiatif mahasiswa sebagai bentuk empati dan tanggung jawab sosial.
“Kami merasa terpanggil untuk membantu saudara-saudara kita di Sumatera dan Aceh. Semangat teman-teman sangat luar biasa, baik yang menyisihkan uang sakunya maupun yang turun ke jalan. Semoga bantuan ini, meskipun sedikit, bisa meringankan duka para korban banjir bandang,” ungkap Sunil.
Aksi kemanusiaan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya di Kabupaten Maros untuk senantiasa peka dan tanggap terhadap bencana yang menimpa sesama warga bangsa.
