Makassar, 24–25 Oktober 2025 — Kopertais Wilayah VIII Sulawesi menggelar kegiatan Pendampingan Rumah Jurnal PTKIS yang berfokus pada penguatan tata kelola dan peningkatan kualitas jurnal ilmiah berbasis Open Journal System (OJS). Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Best Western Makassar Beach dan diikuti oleh sejumlah perwakilan dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) di wilayah kerja Kopertais VIII.
Tiga narasumber utama hadir membawakan materi dengan fokus pada peningkatan mutu pengelolaan jurnal. Dr. Subhan Khalik, M.Ag. menyampaikan materi tentang Manajemen Tata Kelola Jurnal Berbasis OJS; Dr. Zaenal Arifin, M.H. membahas Manajemen Editor dan Peer Review Jurnal; serta Taufiq Mathar, S.Pd., M.LIS. menjelaskan pentingnya Indeksasi Jurnal sebagai indikator kredibilitas dan visibilitas publikasi ilmiah. Dalam paparannya, para narasumber menekankan bahwa web menjadi pintu masuk utama bagi jurnal berbasis daring, sementara OJS berperan sebagai sistem kerja digital yang mengatur seluruh proses publikasi secara online.

STAI DDI Maros turut aktif berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan mengirimkan dua dosen sebagai peserta, yakni Dr. Zulfah, M.Pd.I, Dr. Salmiah, M.Pd., serta Abdul Rahman, S.Pd., M.Pd., dan Sri Wahyuni Syukur, S.Pd., M.Pd. dan Dr. Taqiyuddin, M.H. dari STAI DDI Maros juga turut berperan sebagai panitia mitra pelaksana kegiatan, yang menunjukkan kontribusi aktif kampus dalam mendukung peningkatan kualitas pengelolaan jurnal ilmiah di lingkungan PTKIS.
Dalam sambutannya, Koordinator Kopertais Wilayah VIII, Prof. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D., menegaskan bahwa jurnal ilmiah harus menjadi ruang ekspresi akademik yang hidup di setiap kampus. “Jurnal merupakan tempat aktualisasi gagasan akademik dosen. Di sanalah kualitas intelektual dan kontribusi keilmuan diukur serta diapresiasi. Kita bersyukur karena pertemuan ini dapat terwujud sebagai langkah nyata memperkuat budaya publikasi di kampus-kampus Islam,” ungkapnya.

Ketua LPPM STAI DDI Maros, Abdul Rahman mengapresiasi kegiatan ini apalagi setelah diuji coba oleh narasumber, jurnal Saraweta dan Maruki layak ke Sinta 3 dan 6.
Melalui kegiatan pendampingan ini, diharapkan para pengelola jurnal di lingkungan PTKIS semakin memahami pentingnya manajemen modern berbasis OJS dan mampu mengembangkan jurnal mereka menuju akreditasi yang lebih tinggi. Kegiatan ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman antar pengelola jurnal untuk memperkuat kolaborasi dan profesionalisme dalam bidang publikasi ilmiah.