Wujudkan Desa Berkelanjutan, Mahasiswa KKN STAI DDI Maros Angkatan XXXVI Gelar Seminar Proker di Desa Tunikamaseang

MAROS – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DDI Maros Angkatan XXXVI sukses menyelenggarakan Seminar Program Kerja (Proker) di Posko Desa Tunikamaseang pada Rabu (28/01/2026). Kegiatan ini merupakan langkah awal mahasiswa dalam memaparkan rencana kontribusi mereka selama masa pengabdian di desa tersebut.

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum STAI DDI Maros, Muhammad Azmi, S.Pd.I., M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pemerintah desa dan masyarakat setempat.

“Kami berterima kasih karena telah menerima dan menyambut mahasiswa KKN kami dengan sangat baik. Kami berharap kehadiran mahasiswa di Desa Tunikamaseang mampu membawa dampak positif serta membantu masyarakat dalam meningkatkan pemahaman agama,” ujar Dr. Muhammad Azmi.

Beliau juga menekankan bahwa program yang disusun harus selaras dengan tema besar KKN tahun ini, yaitu “Gerakan Literasi, Dakwah, dan Kepedulian Lingkungan untuk Keberlanjutan Desa.”

Dukungan Penuh Pemerintah Desa

Apresiasi senada juga datang dari pihak Pemerintah Desa Tunikamaseang. Sekretaris Desa, Hasrul, SE., MM., yang hadir mewakili Kepala Desa, menyatakan rasa syukurnya atas terpilihnya Desa Tunikamaseang sebagai lokasi KKN.

“Kami merasa bersyukur desa kami terpilih. Kami tidak hanya melepas mahasiswa bekerja sendiri, tetapi kami dari pihak pemerintah desa akan terlibat langsung dalam membantu setiap program kerja yang akan dijalankan oleh adik-adik mahasiswa,” tegas Hasrul dalam sambutannya.

Fokus pada Tiga Pilar Utama

Puncak acara ditandai dengan pemaparan program kerja oleh Koordinator Desa (Kordes) KKN Desa Tunikamaseang, Nur Fauzan. Dalam presentasinya, Fauzan menjelaskan bahwa seluruh rencana kegiatan telah dikerucutkan pada tiga fokus utama: Literasi, Dakwah, dan Kepedulian Lingkungan.

“Setiap proker yang kami rancang difokuskan pada tema tahun ini. Kami berupaya agar setiap program bisa terlaksana dengan maksimal. Namun, kami juga sangat berharap dukungan penuh dari pemerintah setempat maupun masyarakat, agar tujuan kita bersama dalam memajukan desa ini dapat terwujud,” ungkap Nur Fauzan.

Seminar ini ditutup dengan sesi diskusi dan foto bersama antara civitas akademika STAI DDI Maros, perangkat desa, serta seluruh mahasiswa KKN sebagai simbol sinergi yang kuat untuk memulai masa pengabdian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *