Abdul Rahman, Narasumber di LP2TK-STIKES Panrita Husada Bulukumba

Zoom, 30 Juli 2025 — Pendidikan anti korupsi kembali digaungkan dalam kegiatan diklat yang digelar oleh Lembaga Pengembangan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan (LP2TK) STIKES Panrita Husada Bulukumba. Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui platform Zoom dan menghadirkan Abdul Rahman, S.Pd., M.Pd. sebagai narasumber utama. Sekitar 70 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan tenaga kesehatan mengikuti sesi ini dengan antusias.

Dalam pemaparannya yang berlangsung dari pukul 10.45 hingga 12.15 WITA, Abdul Rahman menekankan bahwa pendidikan anti korupsi bukan hanya menjadi tanggung jawab pejabat tinggi atau aparat penegak hukum, tetapi menjadi kesadaran kolektif lintas profesi. “Apapun latar belakang dan jurusan kita, termasuk di bidang kesehatan seperti perawat dan bidan, ketika mendapat amanah jabatan atau otoritas, jangan sampai disorientasi terhadap tugas pokok dan fungsi,” ungkapnya.

Abdul Rahman menyoroti bahwa korupsi hari ini telah menjadi masalah sistemik dan multidimensi. Ia mengajak seluruh peserta diklat untuk menanamkan kompetensi yang tidak hanya berbasis pengetahuan teknis, tetapi juga ditopang dengan nilai-nilai moral, kesadaran hukum, serta spiritualitas yang kuat. Hal ini dinilai penting agar tenaga kesehatan sebagai garda terdepan pelayanan publik dapat menjalankan amanah dengan integritas.

Menurutnya, profesionalisme yang tidak dibarengi dengan etika dan nilai spiritual berisiko menjerumuskan seseorang pada tindakan yang melanggar hukum, termasuk penyalahgunaan anggaran dan jabatan. Karena itu, lingkungan sosial yang positif, budaya transparansi, dan penguatan karakter menjadi bagian penting dari pendidikan anti korupsi.

Kegiatan ini dipandu oleh moderator dari LP2TK, Hardan, yang turut mengarahkan sesi diskusi dan tanya jawab. Melalui forum ini, para peserta diberikan wawasan dan refleksi mendalam mengenai pentingnya integritas dalam profesi kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *