Dosen Muda PGMI, Bahas Nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi “Massuro Baca” di Seminar Nasional UIN Tulungagung

 

Rizal, S.Pd., M.Pd., dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Darud Da’wah Wal Irsyad (STAI DDI) Maros, tampil sebagai narasumber dalam Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN Satu) Tulungagung, Selasa, 1 Juli 2025. Seminar ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Student Mobility dan Benchmarking serta penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara STAI DDI Maros dan UIN Tulungagung.

Dalam paparannya, Rizal membawakan materi berjudul “Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Massuro Baca di Tamarampu Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros”. Ia menjelaskan bahwa tradisi massuro baca bukan sekadar ritual, melainkan sarat akan nilai-nilai spiritual dan sosial yang mendalam. Tradisi ini mencerminkan bentuk penghormatan terhadap leluhur, mengandung praktik pembacaan doa, serta menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara yang hidup dan yang telah tiada.

“Tradisi ini adalah wujud kearifan lokal yang berpadu dengan nilai-nilai Islam. Melalui massuro baca, masyarakat memohon keselamatan dan keberkahan dari Allah SWT, sekaligus menjalin kebersamaan dan solidaritas sosial,” ujar Rizal

Kegiatan seminar nasional ini mengangkat tema besar “Tantangan dan Peluang Mahasiswa serta Alumni PTKI di Era Modern”, menghadirkan berbagai narasumber dari dua perguruan tinggi keagamaan Islam ini. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi, khususnya saat pembahasan mengenai peran tradisi dalam memperkuat karakter keislaman dan kebudayaan lokal.

Partisipasi aktif STAI DDI Maros dalam forum ilmiah ini menegaskan komitmen kampus dalam memajukan riset berbasis kearifan lokal sekaligus memperluas jejaring akademik. Rizal berharap, hasil kajian seperti ini dapat memperkuat posisi pendidikan Islam sebagai instrumen strategis dalam merawat identitas budaya dan membangun masyarakat yang religius serta harmonis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *