*Maros, 6 Juni 2025* – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DDI Maros sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Dasar pada tanggal 3 hingga 4 Juni 2025. Bertempat di aula kampus STAI DDI Maros, kegiatan ini menjadi ajang pembekalan penting bagi mahasiswa untuk menyiapkan diri sebagai pemimpin masa depan yang berkarakter, visioner, dan berintegritas.

Kegiatan pelatihan dibuka secara resmi oleh Ketua STAI DDI Maros, Muhammad Azmi, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya penguatan kapasitas kepemimpinan di kalangan generasi muda. “Kepemimpinan bukan hanya tentang jabatan, melainkan tentang tanggung jawab dan kemampuan membawa perubahan positif di lingkungan sekitar,” ujar Muhammad Azmi di hadapan puluhan peserta yang hadir dengan penuh semangat.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber-narasumber hebat yang telah terbukti kiprahnya di bidang masing-masing. Ketua KPU Kabupaten Maros, Jumaedi, hadir membawakan materi tentang proses dan tantangan dalam membangun kepemimpinan yang kuat dan demokratis. Dalam paparannya, Jumaedi menekankan bahwa “pemimpin yang hebat tidak dilahirkan, tetapi ditempa lewat tantangan.” Pesan ini memberikan motivasi besar kepada para peserta untuk terus belajar dan tidak takut menghadapi rintangan.

Sementara itu, Kompol Syamsuddin selaku Kapolsek Turikale Kabupaten Maros, membawakan materi tentang keteladanan, keberanian, dan tanggung jawab seorang pemimpin. Sesi ini menjadi sangat interaktif, di mana peserta aktif mengajukan pertanyaan kritis dan meminta tips praktis agar dapat menjadi pemimpin yang tidak hanya sukses di lingkungan kampus, tetapi juga di tengah masyarakat.
Dosen STAI DDI Maros, Sabaruddin, memberikan pemahaman mendalam mengenai karakteristik dan kompetensi yang harus dimiliki seorang pemimpin. Materi ini disambut antusias oleh peserta yang tidak hanya menyimak, tetapi juga aktif menanggapi dan berdiskusi, menunjukkan keingintahuan mereka yang tinggi untuk menjadi pemimpin yang kompeten.
Tidak kalah menarik, Abdurrahman, juga dosen STAI DDI Maros, menyampaikan materi tentang pentingnya komunikasi efektif dan sinergitas dalam kepemimpinan. Walaupun materi diberikan hingga sore hari, semangat dan antusias peserta tidak surut, bahkan semakin meningkat. Mereka menyadari bahwa kemampuan berkomunikasi dan membangun kerja sama adalah kunci utama dalam menjalankan roda kepemimpinan.
Selama dua hari, pelatihan berlangsung dengan suasana penuh semangat dan interaksi aktif. Para peserta tidak hanya menerima teori, namun juga terlibat dalam diskusi, studi kasus, dan simulasi kepemimpinan. Hal ini menjadi bukti bahwa pelatihan ini benar-benar memberikan pengalaman belajar yang menyeluruh dan aplikatif.
Ketua DEMA STAI DDI Maros, dalam penutupan kegiatan, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta atas partisipasi dan antusiasme yang luar biasa. Ia berharap, ilmu dan pengalaman yang didapatkan selama pelatihan dapat menjadi bekal berharga dalam perjalanan kepemimpinan mereka ke depan, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.

Pelatihan Kepemimpinan Dasar ini diharapkan menjadi agenda rutin yang terus dikembangkan, sebagai upaya nyata STAI DDI Maros dalam mencetak generasi pemimpin yang siap menghadapi tantangan zaman dan membawa perubahan positif bagi bangsa.
*Pewarta: Sunil Kan*
STAI DDI Maros, 6 Juni 2025