Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Baru STAI DDI Maros, Ini Pesan Bupati Maros

Untuk membawa  kampus yang lebih maju dan lebih baik , upaya demi upaya terus dilakukan civitas akademika Sekolah Tinggi Agama Islam Darud Da’wah wal Irsyad (STAI DDI) Maros. Selain aspek non fisik, kali ini terus berupaya membangun sarana dan prasarana dengan rancangan pembangunan gedung baru berlantai tiga.

Prosesi pembangunan gedung baru diawali dengan doa dan peletakan batu pertama secara resmi oleh Bupati Maros bersama pimpinan STAI DDI Maros.

Ketua STAI DDI Maros Muhammad Azmi mengawali sambutan dengan mengajak hadirin membacakan doa untuk para pendahulu seperti Anregurutta Abdurahman Ambo Dalle (pendiri DDI)
dan Gurutta Isa Hamsah (pendiri STAI DDI Maros). Kemudian menjelaskan sejarah singkat kiprah dan transformasi perguruan tinggi.

“Bagaimana STAI DDI Maros bisa bertransformasi menjadi sebuah institut bahkan universitas. Untuk menjadi jawaban transformasi itu dibutuhkan sumber daya manusia dan sarana fisik. Ketika hendak menambah prodi baru maka hal yang paling urgen saat ini juga adalah pembangunan fisik. Tujuan peletakan batu pertama ini adalah sebuah spirit, kekuatan dan kolaborasi untuk memaksimalkan semua potensi yang ada. Kita hadir di tempat ini untuk memulai sebuah langkah awal serta bangkit dan berkembang mewujudkan pendidikan tinggi Agama  yang lebih berkualitas  di Kabupaten Maros,” jelas Putra Gurutta Isa Hamsah itu.

Hadir dalam acara tersebut membersamai Bupati Maros, Ketua Ikatan Alumni STAI DDI Maros, Lurah dan Babinsa Taroada, dan segenap civitas akademika STAI DDI Maros.

“DDI adalah wadah dakwah dan pengabdian guna kemanfaatan kita. Alumni STAI DDI yang jadi kepalah sekolah sekitar 49 orang. Tentu kami tidak hanya melihat aspek kepintaran, tapi juga attitude dan integritas. Alumni STAI DDI juga memiliki peran di berbagai tempat. Kami akan evaluasi, semoga bisa membantu anggaran pembangunan,” pesan Haidir Syam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *